Sabtu, 19 April 2008

Perintis Kebangkitan Nasional Bukan Boedi Oetomo?

Kompas Sabtu, 19 April 2008 | 22:03 WIB

JAKARTA,SABTU - Perintis Kebangkitan Nasional bukanlah Boedi Oetomo, melainkan Kartini. Demikian disampaikan oleh Koordinator Indonesia Satu Rr. Berar Fathia di Jakarta, Sabtu (19/4). Berar mengatakan bahwa selama ini Kartini hanya dipandang sebagai pahlawan perempuan dan bukanlah tokoh yang memberikan kontribusi penting bagi kebangkitan nasional. Menurut Berar, Boedi Oetomo hanya memiliki kebangsaan yang terbata.

"Saya hari ini harus meluruskan sejarah kebangkitan nasional tadi yang tidak diketahui publik bahwa penggagasnya adalah Kartini, bukan Boedi Oetomo. Boedi Oetomo itu nasionalisme Jawa," ujar Berar di Jakarta, Sabtu (19/4).

Berar mengatakan pada masa penjajahan, perjuangan Kartini sengaja dibelokkan Belanda untuk sekedar "memusuhi" tatanan sosial dan politis yang diciptakan dan dikendalikan oleh laki-laki pribumi. "Sama kolonial kan memang dibikin sejarahnya seolah-olah Kartini hanya urusan perempuan tok karena membahayakan legitimasi penjajahan mereka kan. Kartini tidak hanya bicara tentang keperempuanan saja, tapi secara global," ujar Berar.

Alasan Berar mengemukakan bahwa Kartini-lah sebenarnya perintis kebangkitan nasional memang berkaitan dengan status Kartini sebagai bangsawan berpendidikan yang membuka kesempatannya untuk menyerap pemikiran modern namun tetap memiliki rasa nasionalisme. "Rupanya dia orang kebangsaan yang rasa nasionalismenya cukup besar. Mungkin dia pada saat itu sebagai bangsawan, komunikasinya dengan pihak Barat itu lebih mudah untuk menyerap pemikiran modern," tambah Berar. Menurut Berar, seharusnya ini akhirnya juga dapat membuka peluang kepemimpinan alternatif perempuan tanpa kendaraan politik seperti parpol.


LIN

Tidak ada komentar:

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Sponsor by